muda-mudi Subak Bali

"suka tanpawali duka"
message to board: sastrabali@hotmail.com

“Om Swastiastu”

Ada rasa tanggung jawab sosial kami rasakan, sesaat menjelang senja setelah lelah menapaki kaki pegunungan di areal Desa Petang, Kabupaten Badung. Bersebelahan dengan Desa Payangan, Kabupaten Gianyar, kami jelajahi jalanan penuh makna, setapak dengan sesekali tergelincir, licin. “Kemarin sempat hujan deras disini”, kata Bli Wayan, instruktur arung jeram (rafting) kami, dengan penuh suka cita kami sedikit berlarian turun bukit menuju sungai Ayung yang terkenal deras itu. “Raft/Rakit nya bisa terguling nga ya?, takut niihhh..” begitu sahutan seorang sahabat kami.

“HOOOREEEe….” teriakan itu tiba-tiba mengagetkan kami, oh, ternyata kami sudah dekat dibawah, dengan sungai Ayung. Suara gemuruh…bbbyyuuuurrr…aliran sungai Ayung terdengar begitu indah menyejukkan. Sekilas lupa dengan penat bekerja dan bekarya mengejar setoran dan dikejar hutang…hhahahaaaahhaa…

“bbyuurrrrr…hahah..hhaaa.” teman-teman semua menceburkan dirinya “dingin bangetssszz euy..ayoooo” kata salah satu temen cewek. “iya-iya” aku menyahut sambil asyik merekam mereka dengan kamera pocket mini yang selalu kubawa. “jeprat..jepreett..” ku photo mereka. Ada air terjun yang begitu indah nya, seperti mandi shower, namun yang ini di alam bebas, teriak sepuasnya sampai ‘ngeheekk’ bebas, bebas..beeee..bassss…

Air itu begitu sejuk, dingin, menenangkan, kami berdiskusi, akankah air ini akan tetap begini? “ayo..ayo silahkan naik” pangil Bli Wayan, Instruktur rafting kami. “let’s goo…” sahut teman-teman gembira riang. Kami ber-dua belas (12) orang, dengan 6 raft (perahu karet) yang sudah terstandar keselamatan internasional. Bli Wayan segera memberi penjelasan tentang bagaimana cara kita mendayung serta kode-kodenya. “Dayung…” katanya, artinya kita mendayung untuk maju. Memburu ‘jumping’ (air terjun agak curam kebawah)…”wwAAAAAAoaooowwwwww…” teriak teman-teman muda-mudi Subak Bali semua, “byuuurrrr….” raftnya pun tercebur dan terpental lagi…satu per satu…semua bersorak “HORAARYYYYyy..” gembira riang. Teman-teman hepi banget..

“eh ada monyet cari minum” teriak seorang gadis, “iya eh lucu nya” sambut pemuda lagi. Kami melihat pemandangan bagai goa dalam mendayung raft perahu karet tersebut, ada air terjun kecil, lucu-lucu, indah banget. Ada pematang sawah nan hijau, ada air terjun besar banget, kami bermain-main sebentar, photo-photo, shooting, dan ada yang hampir keseret arus…hiihiii…tapi enjoy..

tiduran di air, renang-renang dikit, mengapung, aahhhggg…

teman-teman lain mesti coba neh..

terbesit kegundahan di hati kami, akankah air Pulau Bali kami ini tetap begini?

Salurkan dukungan Anda dengan komentar dan alamat email, hp, yang bisa dihubungi. Organisasi muda-mudi Subak Bali dengan senang hati menyalurkan bantuan teman-teman kepada generasi penerus kelangsungan hidup Air, Alam dan Lingkungan Bali melalui program-program : seminar air ke sekolah-sekolah, kampus, juga memberikan himbauan melalui spanduk, aksi sosial, beasiswa keseluruh Pulau Bali secara bertahap dan kesinambungan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s